Sabtu, 21 Februari 2026

Cara Kerja dan Praktik Router Secara Sederhana - Perwira Learning Center

 

Cara Kerja dan Praktik Router Secara Sederhana 

 

Latar Belakang

Di era digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas membutuhkan internet. Kita menggunakan internet untuk belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga hiburan. Agar perangkat seperti laptop dan smartphone bisa terhubung ke internet, dibutuhkan sebuah perangkat jaringan yang disebut router. Router adalah salah satu perangkat paling penting dalam jaringan komputer. Tanpa router, perangkat tidak bisa terhubung ke jaringan lain atau ke internet.


Alat dan Bahan:

  1. PC/Laptop
  2. Aplikasi Winbox
  3. Router
  4. Kabel LAN 

Cara Kerja

    • Menerima koneksi dari modem/internet: Mikrotik dihubungkan ke modem atau jalur  internet utama
    • Mengatur IP Address dan NAT: RouterOS secara otomatis atau manual memberikan IP pada perangkat yang terhubung
    • Menyaring lalu lintas data: Menggunakan firewall rules untuk mengizinkan atau memblokir data tertentu
    • Berperan sebagai hotspot: di mana akan sangat memudahkan ketika melakukan konfigurasi dan membagi bandwith di setiap perangkat. Tak hanya itu, Mikrotik juga bisa memisahkan bandwith traffic data lokal dan internasional
    • Monitoring dan logging: Semua aktivitas jaringan dapat dimonitor secara real-time malalui winbox
    Praktik
    1. Buka aplikasi winbox untuk melakukan login
    • Klik refresh agar dapat menentukan perangkat mikrotik
    • Kemudian klik pada bagian MAC Address
    • Login isikan admin
    • Selanjutnya klik Connect

    2. Reset konfigurasi router
    • Klik menu System
    • Pilih Reset Configuration
    • Centang kotak No Default Configuration
    • Klik Reset Configuration kemudian pilih yes
    • Proses reset 1-2 menit

    3. Membuat DHCP Client
    • Klik menu IP
    • Pilih DHCP Client
    • Kemudian klik tanda (+) untuk membuat konfigurasi baru
    • Pada bagian Interface = ether1-ISP /Port yang menuju internet
    • Klik Ok untuk menyimpan

    Jika telah muncul IP Address dan Status sudah Bound makan internet telah berhasil kita hubungkan dengan router.
    Catatan: pastikan kabel yang menuju internet sudah terhubung pada ether1

    4. Konfigurasi DNS
    • Klik menu IP
    • Kemudian pilih DNS
    • Isi Servers = 8.8.8.8 dan ceklis kotak Allow Remote Requests
    • Klik Ok untuk menyimpan

    5. Konfigurasi IP Address
    • Klik menu IP
    • Pilih Addresses
    • Kemudian klik tanda (+) untuk membuat konfigurasi IP Address baru
    • Isi baris IP Adress 192.168.188.1./24. Interface ether2
    • Klik Ok untuk menyimpan

    6. Konfigurasi DHCP Server
    • Klik IP
    • Pilih DHCP Server
    • Kemudian untuk membuat konfigurasi baru klik DHCP Setup
    • Interface kita memilih ether2 kemudian klik next

    • Pada bagian DHCP Address Space tidak perlu di rubah langsung klik Next
    • Pada bagian DHCP Address Space tidak perlu di rubah langsung klik Next
    • Pada bagian Addresses to Give Out tidak perlu di rubah langsung klik next. Namun jika teman-teman ingin merubah silahkan rubah pada angka yang di beri tanda seperti pada gambar di bawah.
    • Pada bagian DNS Servers tidak perlu dirubah bisa klik Next.

    • Jika telah tampil seperti pada gambar dibawah maka pembuatan DHCP Server Telah berhasil.


    7. Konfigurasi Firewall NAT
    • Klik menu IP
    • Pilih menu Firewall
    • Kemudian pilih tab NAT
    • Klik tanda (+) untuk membuat konfigurasi baru
    • Pada Tab General teman-teman bisa merubah ChainAddresses to Give Out , Interface = Addresses to Give Out


    • Kemudian Klik pada Tab Action teman-teman bisa merubah Actionmasquerade
    • Klik Ok untuk menyimpan konfigurasi.
    8. Mengaktifkan Interface WLAN
    • Klik menu Wireless
    • Klik 1x pada WLAN1
    Sebelum diaktivkan berwarna abu-abu
    • Kemudian klik pada Tombol Centang atau Ceklis untuk mengaktivkan sampai interface WLAN1 berwarna. Sesudah diaktifkan menjadi berwarna

    9. Membuat Password
    •  Klik Tab Security Profiles pada Menu Wireless
    • Klik tanda (+) untuk membuat password baru
    • Rubah pada bagian Name= Password1, Mode= Dynamic Keys, pada bagian Authentication Types centang kotak WPA PSK dan WPA2 PSK, serta isikan password pada kotak WPA Pre-Shared key dan WPA2 Pre-Shared Key contoh= 123456789
    • Klik OK untuk menyimpan password
    10. Konfigurasi WLAN1
    • Klik Tab WiFi Interfaces pada menu Wireless
    •  Kemudian klik 2x pada WLAN1
    • Selanjutnya klik Tab Wireless
    • Rubah beberapa konfigurasi yaitu, Mode= Ap Bridge, Band= 2GHz-B/G/N, Frequency= Auto, SSID= WIFI (NAMA) TJKT, Security Profile= Password1
    Catatan: untuk SSID bisa diganti bebas sesuka hati kalian, untuk Security Profile di sesuaikan dengan nama yang teman-teman buat sebelumnya.
    • Klik OK untuk menyimpan Konfigurasi
    11. Konfigurasi IP Address untuk WLAN1
    • Klik Menu IP
    • Pilih Addresses
    • Klik tanda (+) untuk membuat konfigurasi IP Address baru
    • Isi baris IP address 172.168.10.1/24, Interface = WLAN1
    • Klik OK untuk menyimpan
    12. Konfigurasi HOTSPOT untuk WLAN1
    • Klik menu IP
    • Selanjutnya Pilih HOTSPOT
    • Kemudian pastikan kalian berada pada Tab Servers untuk membuat hotspot server
    • Untuk membuat server hotspot baru Klik Tombol Hotspot Setup 
    • Hotspot Interface kita memilih = WLAN1 kemudian klik Next 
    • Pada bagian Local Address of Network tidak perlu di rubah langsung klik Next
    • Pada bagian Address Pool of Network tidak perlu di rubah langsung klik next. Namun jika teman-teman ingin merubah silahkan rubah pada angka yang di beri tanda seperti pada gambar di bawah.
    • Pada bagian Select Certificate= None tidak perlu dirubah bisa klik Next.
    • Pada bagian IP Address of SMTP Server=0.0.0.0 tidak perlu dirubah bisa klik Next
    • Pada bagian DNS Servers bisa di isikan dengan IP Address WLAN1 yaitu= 172.168.10.1 selanjutnya klik Next
    • Selanjutnya dibagian DNS Name merupakan Alamat website untuk kita dapat melakukan login hotspot agar dapat berselancar ke internet. Contoh= portalsmk.sch.id
    • Selanjutnya untuk Name of Local HotSpot User tidak usah di rubah langsung klik Next.
    • Jika telah muncul tulisan Setup has completed successfully maka pembuatan HotSpot Server telah berhasil.

    13. Konfigurasi Server Profiles
    • Klik Tab Server Profiles pada menu HotSpot
    • Selanjutnya klik 2x pada hsprof1 atau yang terbaru paling bawah.
    • Klik pada Tab Login lalu centang HTTP PAP kemudian hilangkan centang pada COOKIE

    • Klik OK untuk menyimpan.
    14. Konfigurasi Group User pada Hotspot
    Contoh table grup user berserta limit kecepatan:
    • Klik Tab User Profiles pada menu HotSpot
    • Klik Tanda (+) untuk membuat Grup baru
    • Kemudian rubah beberapa point seperti pada table di atas contoh: Name= Kepala Sekolah, Address Pool= hs-pool-1, Shared Users= 5, Rate Limit (rx/tx)= 5m/5m
    Catatan:
    1. Name = Nama sesuai dengan table yang di berikan soal diatas
    2. Address Pool = Merupakan DHCP Server yang akan memberikan Alamat IP kepada Client yang terhubung ke Hotspot. Biasanya berawalan Hs-Pool(nomor).
    3. Shared Users = Merupakan jumlah perangkat yang dapat menggunakan akun hotspot dalam waktu yang bersamaan.
    4. Rate Limit (rx/tx) = Merupakan besar bandwidth atau kecepatan yang akan di terima oleh user nanti.
    • Buat grup baru seperti pada Langkah diatas untuk Guru dan Siswa.

    • Selamat pembuatan Group User Profiles HotSpot telah berhasil di lakukan.
    15. Membuat User Hotspot
    •  Klik Tab Users pada menu HotSpot
    • Klik Tanda (+) untuk membuat User baru 

    • Rubah beberapa parameter seperti Name= Kepala Sekolah, Password= 123, Profile= Kepala Sekolah 
    • Buat user untuk Guru dan Siswa caranya sama seperti Langkah diatas.
    • Selamat pembuatan User HotSpot telah berhasil.  

    Kesimpulan 

    Router adalah perangkat penting yang memungkinkan perangkat dalam jaringan bisa terhubung ke internet dan saling berkomunikasi dengan benar.  


    Daftar Pustaka

    Tanenbaum, A. S., & Wetherall, D. J. (2011). Computer Networks (5th ed.). Pearson Education.

    Forouzan, B. A. (2007). Data Communications and Networking (4th ed.). McGraw-Hill.

    Kurose, J. F., & Ross, K. W. (2017). Computer Networking: A Top-Down Approach (7th ed.). Pearson Education.

     





























     
















    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Peran Firewall dalam Menjaga Keamanan Jaringan Server - Perwira Learning Center

        Peran Firewall dalam Menjaga Keamanan Jaringan Server       Latar Belakang Firewall pada server merupakan komponen penting dalam menjaga...